TANJAB BARAT,LTNEWS.COM – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mengikuti momen bersejarah Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual pada Rabu (7/1/2026).
Berlangsung dari ruang pertemuan di Tanjung Jabung Barat, Wabup Katamso didampingi jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta perwakilan kelompok tani untuk menyimak capaian gemilang sektor agraria Indonesia yang berhasil mengakhiri ketergantungan impor.
Capaian Bersejarah: Surplus 4 Juta Ton Beras
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya yang disimak secara seksama oleh jajaran Pemkab Tanjab Barat, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan data statistik yang mencengangkan. Hingga Desember 2025, produksi beras nasional menembus angka 34,71 juta ton dengan surplus mencapai 4 juta ton.
Keberhasilan ini membuat Indonesia mencetak sejarah dengan nol impor beras konsumsi dan jagung pakan sepanjang tahun 2025. Kesejahteraan petani juga menunjukkan tren positif dengan Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai angka 125,35.
Pesan Presiden Prabowo: Petani Adalah Tulang Punggung Bangsa
Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya yang emosional dari Karawang, Jawa Barat, menegaskan bahwa kemerdekaan sejati sebuah bangsa terletak pada kemampuannya memberi makan rakyatnya sendiri tanpa bergantung pada bangsa lain.
“Yang tidak masuk akal bagi saya, bagaimana mungkin negara yang begitu besar, yang dianugerahi bumi yang luas dan tanah yang subur, justru bergantung pada bangsa lain untuk pangannya. Kita impor, impor, dan impor. Itu tidak masuk akal dan tidak masuk di hati saya,” tegas Presiden Prabowo yang disaksikan secara khidmat oleh Wabup Katamso dan undangan.
Presiden secara resmi mengumumkan status swasembada pangan tersebut sebagai kado bagi seluruh rakyat Indonesia, seraya memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para petani sebagai pahlawan bangsa yang setia.
Tanjab Barat Siap Mengawal Kedaulatan Pangan
Menanggapi pengumuman tersebut, Wakil Bupati Katamso menyatakan kesiapan Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk terus berkontribusi dalam mempertahankan status swasembada ini. Kehadiran para penyuluh dan kelompok tani dalam acara virtual ini menjadi bukti sinergi antara kebijakan pusat dan eksekusi di daerah.
Wabup Katamso menggarisbawahi pentingnya menjaga harga gabah di tingkat petani agar tetap kompetitif, sejalan dengan kebijakan pusat yang menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) menjadi Rp6.500 per kilogram.
“Ini adalah momentum kebangkitan pertanian kita. Kita di daerah akan terus memastikan para petani mendapatkan dukungan penuh, mulai dari sarana produksi hingga pendampingan di lapangan, agar produktivitas lahan di Tanjab Barat terus meningkat demi menyokong kedaulatan pangan nasional,” ungkap Dr. H. Katamso di sela-sela kegiatan.
Acara virtual ini diakhiri dengan pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto:
“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia.”






