KUALA TUNGKAl, LTNEWS.COM – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, resmi melantik Ketua TP Posyandu Kecamatan, Desa, dan Kelurahan se-Tanjab Barat periode 2025–2029, Kamis (11/12/25). Pelantikan ini menandai langkah strategis Pemkab dalam memperkuat Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.
Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Bupati, acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Hj. Fadhilah Sadat ini dihadiri oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, serta para Kepala OPD dan narasumber dari Provinsi Jambi.
Pelayanan Penuh Cinta dan Ketulusan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai prosesi pelantikan, yang dilanjutkan dengan penandatanganan naskah, penyematan pin, dan pemakaian selempang secara simbolis, Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar kepada para ketua yang baru.
“Semoga amanah ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat, dengan pelayanan yang penuh cinta, ketulusan, serta mampu menggerakkan posyandu menjadi lebih aktif, kreatif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Hj. Fadhilah Sadat menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar seremonial. Ini adalah awal dari tanggung jawab besar dalam memperkuat peran Posyandu di wilayah masing-masing. Ia berharap momentum ini dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat.
Posyandu: Garda Terdepan dan Motor Penggerak Enam Bidang SPM
Sementara itu, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan kembali peran krusial Posyandu. Menurut Bupati, Posyandu adalah garda terdepan pelayanan dasar masyarakat yang tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Bupati menjelaskan, Posyandu memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di enam bidang utama: Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sosial, serta Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.
“Enam bidang ini merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dan harus bergerak bersama untuk mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas,” ungkap Bupati Anwar Sadat.
Untuk mencapai keberhasilan ini, Bupati berharap para ketua TP Posyandu mampu menjadi motor penggerak sinergi lintas sektor. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, dan pemanfaatan data melalui digitalisasi posyandu disebutnya sebagai kunci keberhasilan bersama.
Acara kemudian ditutup dengan sesi penyampaian materi dan tanya jawab, memperkuat komitmen para pemimpin Posyandu untuk menjalankan amanah tersebut dengan dedikasi penuh.






