TANJAB BARAT,LTNEWS.COM — Peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi pembangunan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, serta menghadirkan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-61 yang digelar DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Gedung DPRD, Senin (10/8/2026).
Paripurna dipimpin Ketua DPRD H. Hamdani, S.E., didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II. Hadir Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., Wakil Gubernur Jambi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU., Anggota DPR RI Dr. H. Syarif Fasha, M.E., mantan Bupati Drs. H. Usman Ermulan, M.M., serta jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangkaian acara diawali dengan penyanyian lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pidato Ketua DPRD serta pemutaran video yang menampilkan berbagai capaian dan prestasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni belaka, melainkan momen berharga untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus menyusun strategi guna menjawab tantangan masa depan.
Sejumlah indikator pembangunan turut dipaparkan: pertumbuhan ekonomi daerah tercatat 5,28 persen, bahkan sempat menyentuh 6,05 persen pada triwulan II tahun 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat hingga mencapai angka 73,00.
Capaian tersebut, menurut Bupati, menjadi modal kuat untuk melanjutkan pembangunan dengan tetap menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Salah satu wujud perhatian di bidang pendidikan terlihat dari pengalokasian anggaran lebih dari Rp6,3 miliar pada tahun 2026 untuk pengadaan seragam sekolah gratis bagi 10.333 peserta didik baru jenjang SD dan SMP. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, meringankan beban masyarakat, sekaligus menekan angka putus sekolah.
Pembangunan SDM juga diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,12 persen. Pemerintah daerah terus berupaya membuka peluang kerja yang lebih luas melalui peningkatan kompetensi, perluasan investasi, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Di sisi perlindungan tenaga kerja, pemerintah daerah juga terus memperkuat penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan berlandaskan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023.
“Hari jadi ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi capaian pembangunan, sekaligus meneguhkan komitmen bekerja lebih optimal. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati Anwar Sadat.
Bupati pun mengajak seluruh elemen — pemerintah, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, insan pendidikan, tenaga kesehatan, pekerja, hingga pelaku UMKM — untuk terus menjaga semangat gotong royong dan bersama-sama membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat menuju masa depan yang semakin makmur dan sejahtera.






