TANJAB BARAT, JN – Guna mengantisipasi lonjakan harga dan menjaga stabilitas pasokan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat.
Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin langsung jalannya operasi pasar murah yang digelar di depan Kios Pangan Siswa (Toko Berkah Jaya) pada Senin (25/5/2026). Langkah taktis ini diambil menyusul mulai merangkaknya harga sejumlah komoditas penting di pasaran menjelang hari besar keagamaan yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 mendatang.
Dalam operasi pasar kali ini, Pemkab Tanjab Barat bersama Kios Pangan Siswa menyediakan ratusan paket pangan murah bersubsidi yang terbagi dalam tiga skema harga, antara lain:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
-
Paket Rp50.000 (Tersedia 100 Paket): Berisi 1 karung beras SPHP, 1 liter Minyakita, dan 10 butir telur ayam.
-
Paket Rp40.000 (Tersedia 14 Paket): Berisi 1 karung beras SPHP dan 10 butir telur ayam.
-
Paket Rp10.000 (Tersedia 30 Paket): Berisi 10 butir telur ayam segar.
Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa intervensi pasar ini difokuskan pada tiga komoditas utama yang saat ini menjadi penyumbang tren kenaikan harga, yakni beras, minyak goreng, dan telur.
“Kita melihat tren stok dan harga di pasar hari ini sudah mulai merangkak naik. Makanya, pelaksanaan pasar murah ini menjadi salah satu instrumen penting instansi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” ujar Bupati Anwar Sadat di lokasi kegiatan.
Tidak hanya sekadar menggelar pasar murah, dalam pantauannya Bupati Anwar Sadat juga menyoroti persoalan krusial mengenai pasokan minyak goreng subsidi di wilayah Tanjung Jabung Barat yang mulai sulit didapatkan masyarakat.
“Kita nanti akan segera melakukan koordinasi intensif melalui Dinas Perindagkop, karena laporan di lapangan hari ini menunjukkan terjadi kelangkaan Minyakita,” tegasnya.
Menyikapi kondisi tersebut, orang nomor satu di Tanjab Barat ini memberikan imbauan keras kepada para pelaku usaha, mulai dari tingkat distributor hingga pengecer (reseller), untuk tidak memanfaatkan momentum hari raya demi meraup keuntungan sepihak dengan cara menaikkan harga secara ugal-ugalan.
“Kami mengimbau dan berharap kepada para distributor serta pengecer agar dapat menyalurkan Minyakita secara tepat sasaran. Tolong para distributor dan reseller untuk dapat bersama-sama menjaga stabilitas harga, utamanya untuk komoditas Minyakita ini,” pungkas Bupati.
Melalui program pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap masyarakat berpenghasilan rendah tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan harga terjangkau dalam menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha. (Red)





